Feeds:
Posts
Comments

Archive for July 11th, 2010

Apa sih Ungkap Tujung dan Mengapa harus dilakukan serta kapan seharusnya dilakukan ?.

Pertanyaan ini dikemukakan seorang pelayat yang hadir pada hari Sabtu 10 Juli 2010 lalu di Perumahan Duta Bintaro Cluster Kintamani yakni di ulaon partuatni/parmonding ni lae P.Sitanggang (Ama Charles).

Pertaanyaan itu mungkin sebenarnya sebagai ungkapan “protes” dari dalam hati si penanya karena Ulaon Ungkap Tujung langsung dilakukan oleh Hula-hulanya Sitanggang yakni Raja Manurung terhadap Inangbao namabalu (janda mendiang) setelah Ibadah Tutup Peti di tutup Tangiang Pasupasu oleh Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap (dari HKBP Serpong). Begitu peti ditutup, Hula-hula Raja Manurung langsung MANGUNGKAP TUJUNG ni boruna.

Konon katanya hal itu dilakukan karena sudah kesepakatan sewaktu marhata raja Jumat malam. Dugaan saya itu dilakukan pasti dengan alasanĀ  efisiensi waktu (arga ni tingki) agar setelah pemakaman di TPU Petamburan JAKBAR, hula-hula tidak pulang lagi kerumah almarhum di Tangerang.

Beberapa orang ada yang membenarkan apa yang dilakukan Raja Manurung dengan alasan sudah umum (songoni na ma namasa nuaeng on). Saya pribadi tidak sependapat dan menurut saya hal tersebut sudah menyimpang dari filosopi yang mendasari Ulaon Ungkap Tujung.

Menjawab pertanyaan diatas berikut argumen dan penjelasan saya sepanjang yang saya ketahui dan atas dasar filosopi sbb: (more…)

Read Full Post »

%d bloggers like this: