Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Pengetahuan Umum’ Category

Jotjot do niadopan gonghon dohot joujou tu ulaon nametmet isarana ulaon di jabu ima: Manghalashon Tardidi(Syukuran Baptis), Manghalashon Malua Sian Panghangkungi(Syukuran Lepas Sidi), Mamasuhi Bagas (Syukuran Menempati Rumah). Nasalelengon niae do hodohan (keringatan) ala mohop niari dohot torop tamue naro manghorhon gabe mohop jala hurang pangullus ni alogo i. Siala ni ro ma tu pingkiran, boha do bahenon mangurupi hasuhuton ?. Nuaeng hita namaringanan di Tangerang, nunga adong huparade hami kipas mardongan ombun asa lambok panghilalaan ni angka situan natorop. Harga Promo Kipas angin Kabut, penyejuk udara dengan konsumsi listrik sekitar 230 watt akan mengembuskan air dan menciptakan cuaca berembun sehingga lokasi acara/pesta/hajatan menjadi sejuk layaknya seperti di pegunungan ketika cuaca berkabut. Pengembunan terjadi karena pemecahan air dingin menjadi partikel air yang lebih kecil dan disemburkan kembali melalui kipas luar. Kapasitas tangki penampung air dingin sebanyak 55 liter, cukup untuk digunakan selama 8-12jam tergantung tingkat kelembaban yang diinginkan.

Read Full Post »

Bendera bangsa Indonesia

Berkibarlah Benderaku

Karangan / Ciptaan : Ibu Sud

Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia
Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira
Berkibarlah Slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau tetap cemerlang

Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang perwira
Berkibarkah Slama-lamanya

Note: sepertinya tahun 2011 semangat kemerdekaan semakin merosot, nyatanya sepanjang pantauan saya hingga Sabtu 13 Agustus 2011 tidak lebih dari 10 % warga yang mengibarkan bendera dihalaman rumah perumahan tempat saya berdomisii. Ada apa gerangan ? Dimana semangat nasionalisme dan patriotisme kita ?

Read Full Post »

Seorang kawan berkeluh kesah akan lingkungan sekitarnya yang “kurang” suka jika ada acara kumpul-kumpul semisal arisan di rumahnya. Yang saya tahu kawan saya ini orangya ramah, suka bergaul tetapi kenapa kok tetangga sekitar “kurang” suka jika ada acara dirumahnya?.

Sejumlah pertanyaan saya lontarkan, apa mungkin terlalu berisik ada musik atau acara dirumahnya hingga larut malam?. Dijawabnya nggak juga bang,  hanya arisan biasa. Saya tahu betul bahwa hubungan dia dengan tetangga juga baik-baik saja. Lantas apa gerangan ?

Penasaran untuk menemukan jawabannya daripada hanya menyalahkan lingkungan sekitar, maka saya melakukan pengamatan kecil-kecilan. Hasilnya sangat mengagetkan. Ternyata tamunya (khususnya kita orang Batak) ini seringkali ketika menghadiri arisan dengan membawa kendaraan baik roda dua maupun roda empat parkirnya kurang tertata rapih bahkan cenderung parkir sembarangan dan tak jarang menutupi pintu keluar masuk rumah tetangga sebelah. Tak jarang parkir dua arah (di dua sisi jalan) sehingga menghalangi pengendara yang akan melintas. Hal tersebut mungkin disebabkan karena si empunya kendaraan tidak mau parkirnya sedikit agak jauh dari rumah yang dituju.

Mungkin hal diatas kurang mendapat perhatian dari kita para tamu, sehingga kita merasa seolah tidak ada masalah dan cuek dengan lingkungan sekitar. Saatnya bagi kita introspeksi sejenak, andaikan kita yang menjadi tetangga kawanku itu apakah kita juga tidak kesal jika hendak keluar rumah pintu gerbang kita sudah tertutup oleh kendaraan orang lain?

Tulisan ini juga jadi “teguran” buat saya pribadi agar lebih memahami orang lain, khususnya lingkungan sekitar dimana saya sedang bertamu.

Secara khusus bagi Pomparan Raja Sitorus, saya menghimbau mari kita mulai dan menjadi pelopor dari lingkungan terkecil kita. Bila kita menghadiri acara arisan, partangiangan atau apapun kegiatan lainnya, mari kita memahami lingkungan sekitar agar kehadiran kita menjadi berkat bagi orang lain.

Saulak nari unang ma hita gabe partuktuhan tu angka hombar balok. (Sekali lagi janganlah kita menjadi batu sandungan bagi para tetangga).

Teriring salam dan doa

St. Sampe Sitorus/br Sitanggang (A. Hitado Managam)

Read Full Post »

Buku Acara Bona Taon

Beberapa pengunjung blog ini searching contoh buku acara partangiangan bona taon (ibadah syukur awal tahun).

Berikut ini saya posting 2 contoh buku acara dimaksud.

Silahkan klik link berikut ini:

Partangiangan Raja Mandidang Sitorus

pilihan berikut adalah:

Buku Acara Bona Taon PARNA Medang Lestari Minggu 13 Feb 2011

pilihan lain adalah:

PARTANGIANGAN BONA TAON Wijk Medang Lestari

Semoga dapat membantu saudara-saudara dalam membuat buku acara partangiangan bona taon yang barangkali dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan.

Tabe mardongan tangiang

St. Sampe Sitorus

Read Full Post »

Mulai hari ini Sabtu 01 Mei hingga Minggu 30 Mei 2010 serentak di seluruh Indonesia bahkan luar negeri di lakukan sensus penduduk Indonesia. Sebagai warga negara yang baik kita harus mensukseskan sensus tersebut dengan berperan aktif menjawab dengan benar dan apa adanya setiap pertanyaan yang diajukan oleh petugas sensus.

Untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab maka berikut adalah ciri-ciri petugas sensus yg benar yang harus kita perhatikan :

  1. Menggunakan ID Card
  2. Menggunakan rompi seragam biru berikut topi
  3. Membawa surat tugas

Jika 3 ciri utama di atas tidak kita temukan maka kita berhak untuk menolak yang bersangkutan masuk ke rumah kita.

Selamat melayani.

Read Full Post »

Read Full Post »

Perubahan adalah Sumber Kemajuan, oleh karenanya

SAYA HARUS BERUBAH

Didalam dunia ini semua pasti berubah, saya, anda, lingkungan, bisnis, negara, semua tidak yang akan luput dari suatu perubahan. Perubahan bisa terjadi secara alami atau direncanakan. Perubahan tak bisa ditolak, siapapun yang menolak akan semakin tertinggal. Waktu adalah faktor yang dapat merubah kita, Waktu adalah berbanding lurus dengan proses perubahan, tiap detiknya merupakan hal yang berbeda yg berlaku pada setiap hal. Tidak dapat dipungkiri, semuanya akan berubah, baik bentuk, sifat, perilaku, rasa, semuanya adalah hal yang akan berbeda dari waktu ke waktu.

Sebagian besar orang menginginkan perubahan, perubahan dari yang tidak baik menjadi baik seperti halnya kedamaian, kebahagiaan, ketentraman, dan kesejahteraan. Sebenarnya hanya perubahan yang positiflah yang bisa menciptakan atau membangun diri kita (perubahan kearah yang lebih baik). Perubahan negatif tidak berfungsi.

Paradok Dalam Organisasi

Kita semua mendambakan perubahan ke arah yang lebih baik. Dambaan dan harapan inilah yang terus mendorong kita untuk melakukan sesuatu atau juga yang memunculkan ketidakpuasan terhadap keadaan sekarang. Lalu dimana paradoknya? Kalau kita lihat ke praktek di organisasi, meski semua orang mendambakan perubahan, tetapi umumnya manusia resisten untuk melakukan perubahan. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: